akhir tahun yang membingungkan dimana tempat untuk mendapatkan ketenenangan berpikir hingga bisa membuka suatu lembaran polos kosong bewarna putih seolah suci dan tak berdosa ini melangkah demi pentingnya kesadaran diri. di kala senja hari dgn cuaca cakung memberikan kode, kini di rimba lah yang terlintas diotak dengan sedikit error tempat untuk bermalam hanya perkampungan itu mempunyai rasa aman dan damai serta juga memiliki kemajuan dan keindahan alam terlihat begitu luas dihadapan mata. ingin sekali mendengarkan suara aliran sungai, kicauan burung - burung serta binatang binatang kecil berkeliaran disekitar dan diterangi dgn sebias cahaya api unggun dinginnya suhu rimba tersebut. Atap - atap berlindung tidaklah kuat untuk menahan jatuhnya rintikan hujan. alunan musik sebagai penghibur dan lawakan - lawakan konyol sehingga muncul canda tawa didalam rimba. Impian bagai impian konyol seolah diri ini tidak mampu untuk menggapainya padahal itu hanya sebagian kekonyolan pada saat rimba dan diri sendiri telah menjadi sahabat saling mengisi kekosongan imajinasi. Keberanian diri menguji itu semua mampu atau tidaknya dari apa yang akan kita lakukan dikemudian hari, Foto pada dasarnya ketidakhabisan cerita yang diceritakan melalui mungkin sekedar tulisan atau perkataan - perkataan Indera suara serta pembicaraan terkadang bisa menjadi manis bahkan bisa menjadi jahat mungkin sejahat apa yg tidak terpikirkan dari otak dengan sedikit error. Bintang - bintang berkilauan dilangit yang begitu luas tidak terlihat lebih jelas karena ditutupi oleh pepohonan besar yang sebenarnya sudah menjadi kewajiban diri sendiri untuk menjaganya agar tetap masih asri. Diri sendiri ini memang benar - benar membutuhkan tempat diketika pikiran kosong melompong banyak bunyinya ini.Maka bersyukurlah diri sendiri dengan mahakuasa masih diberi kesempatan untuk melihat keajaiban keajaiban dari diri sendiri. Ntah apa yang membuat semua itu terlena terkadang ketidaksadaran diri tindakan apa yang telah dilakukan kepada hidup ini, kemakluman sajalah saat itu juga yang ingin kukatakan. kedua kalinya kalimat ketidakjelasan ini menjadi sebuah ketidakjelasan yang terdapat makna kehidupan didalamnya.